DNN, SIDOARJO – Setelah sekitar 2,5 tahun berjalan, DPRD Sidoarjo mengocok ulang komposisi personelnya di Alat Kelengkapan Dewan (AKD), baik yang ada di tiap-tiap komisi maupun badan-badan.
Dalam sidang paripurna yang digelar Rabu (20/04/2022) sore hingga malam kemarin, terlihat adanya perubahan-perubahan yang cukup signifikan, terutama di Komisi A, Komisi D serta Badan Kehormatan (BK).
Dimana posisi Ketua Komisi A kini dipercayakan pada Dhamroni Chudlori. Sedangkan jabatan lamanya sebagai Ketua Komisi D diserahkan pada koleganya sesama legislator PKB, Abdillah Nasikh. Selain itu Komisi yang membidangi Hukum dan Pemerintahan tersebut juga mendapatkan sekretaris baru, yakni Nur Hedriati Ningsih dari fraksi Nasdem-Demokrat.
Perubahan komposisi pimpinan juga terjadi di Komisi B, dimana legislator PDI-Perjuangan, Didik Prasetio menyerahkan jabatan wakil ketua pada rekan satu parpolnya, Sudjalil. Selain itu posisi sekretaris juga diisi wajah baru, Arief Bachtiar dari Golkar.
Di komisi C, perubahan hanya terjadi di posisi sekretaris yang kini diduduki M. Rojik yang sebelumnya berasal dari Komisi B. Pun demikian dengan posisi Wakil ketua Komisi D yang berpindah tangan tangan Yahlul Yussar (Demokrat) pada Kasipah (PDI Perjuangan).
Di BK, jabatan Ketua yang sebelumnya dipegang oleh M. Nizar dari Golkar kini beralih ke Ainun Jariyah dari PKB. Sedangkan pimpinan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) kini dihela oleh duet Adhy Samsetyo (PAN) dan Deny Haryanto (PKS).
Terkait hal ini, Ketua DPRD Sidoarjo, H. Usman. M.Kes yang dihubungi seusai sidang paripurna mengatakan, “Politik itu dinamis dan kompromis , kalau demi kebersamaan untuk pemerataan tapi tetap proporsional kan lebih bagus.”
Hal serupa juga dikatakan Ketua Fraksi Gerindra, Anang Siswandoko yang mengatakan cukup puas dengan komposisi baru di AKD DPRD Sidoarjo itu. “Masih sama dengan sebelumnya, kami tetap dapat satu ketua komisi dan satu wakil ketua komisi,” sebutnya.
Soal perubahan komposisi yang ia lakukan terhadap anggota-anggotanya di komisi serta badan-badan, menurut Anang hanya untuk penyegaran saja. “Ada beberapa orang yang memang kita geser, seperti pak Bashor dari Komisi A ke D, lalu Bu Yunik dari A ke C serta pergeseran di Banmus (Badan Musyawarah-red) dan Banggar (Badan Anggaran) serta Bapemperda,” jelasnya.
Ungkap senada juga disampaikan Ketua Fraksi Partai Golkar, Arief Bachtiar. Menurut ia, fraksinya sudah menjalankan kebijakan yang sudah digariskan induk parpolnya terkait komposisi baru di AKD DPRD Sidoarjo ini.
Dimana memang tidak ada pergeseran komisi dari empat orang legislator kecuali menugaskan Warih Andono sebagai anggota BK untuk menggantikan posisi legislator partai beringin asal Kecamatan Krian, M. Nizar.
Sementara itu, Ketua Komisi A yang baru, Dhamroni Chudlori yang ditemui terpisah mengatakan akan segera menyesuaikan diri tempat tugasnya yang baru. “Saya akan berkoordinasi dengan teman-teman yang ada di komisi A, lalu akan memaksimalkan kinerja kami sesuai tupoksi di komisi A, khususnya pada pelayanan masyarakat,” ujarnya.(pram/hans).
Komposisi Pimpinan AKD DPRD Sidoarjo
Komisi A
Ketua: Dhamroni Chudlori (PKB)
Wakil Ketua: A. Haris (PAN)
Sekretaris: Nur Hedriati Ningsih (Nasdem-Demokrat)
Komisi B:
Ketua: Bambang Pujianto (Gerindra)
Wakil Ketua: Sudjalil (PDI Perjuangan)
Sekretaris: Arief Bachtiar (Golkar)
Komisi C
Ketua: Suyarno (PDI-Perjuangan)
Wakil Ketua: Anang Siswandoko (Gerindra)
Sekretaris: M. Rojik (PKB)
Komisi D
Ketua: Abdillah Nasikh (PKB)
Wakil Ketua: Kasipah (PDI Perjuangan)
Sekretaris: Bangun Winarso (PAN)
Bapemperda
Ketua: Adhy Samsetyo Djoko Lelono (PAN)
Wakil Ketua: Deny Haryanto (PKS)
Badan Kehormatan
Ketua: Ainun Jariyah