![]() |
| BHS didampingi Kepala Pasar Gedangan saat berdialog dengan salah satu pedagang |
DNN SIDOARJO — Dalam kunjungan ke pasar Gedangan, Jum’at (4/8/2023) tadi pagi, politisi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono (BHS) mendorong para penjual dan pembeli di pasar tradisional tersebut menggunakan transaksi non tunai.
Salah satunya dengan menggunakan aplikasi Q RIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang saat ini banyak digunakan dalam bertransaksi non tunai. Menurut BHS, Q RIS merupakan salah satu standarisasi pembayaran yang menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi menjadi lebih praktis, mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.
“Jangankan diluar negeri, di Solo aja tempatnya Mas Gibran (ini saya agak promosi mas Gibran), itu pedagang pedagang pasar sudah pakai Q RIS untuk melakukan transaksi, jadi tinggal tempel saja langsung selesai,” Tuturnya.
Lanjut BHS, namun di pasar-pasar Sidoarjo masih menggunakan transaksi dengan uang tunai. Otomatis pedagang butuh tempat penyimpanan untuk uangnya itu, oleh karenanya kantor bank idealnya harus ada di pasar tradisional tersebut.
![]() |
| BHS memberikan hadiah Tropy dan uang tunai pada pedagang di pasar tradisional Gedangan |
“Faktanya di pasar Gedangan ini tidak ada kantor perbankan, untuk itu saya akan berkomunikasi dengan beberapa direktur perbankkan untuk bisa membuka kantor layanan di pasar tradisional seperti ini,” Ujar pria yang selalu peduli dengan ekonomi kerakyatan ini.
Selain itu, kunjungan BHS ke pasar dengan sebutan pasar terbersih di kabupaten Sidoarjo tersebut untuk melihat secara langsung kondisi pasar tradisional yang konon kabarnya sudah banyak ditinggalkan oleh pelanggannya.
“Ternyata benar, tadi dapat informasi dari beberapa para pedagang bahwa kondisi penjualan turun drastis. Lah ini harus kita cari penyebabnya, kita harus mempertahankan pasar tradisional ini tetap eksis. Sebab pasar tradisional itu sebagai pusat ekonomi kerakyatan, apalagi disini ada 351 pedagang,” Tandasnya.
Disela kunjungannya itu, sebagai bentuk nyata kepeduliannya terhadap para pedagang pasar tradisional, BHS yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif DPR RI di tahun 2024 ini, memberikan reward kepada pedagang dengan kategori ramah dengan pelanggannya dan laris dagangannya.
Pedagang yang beruntung tersebut adalah Abdul Mujib yang berdagang klontong sebagai juara satu, disusul Muflikha pedagang sayuran sebagai juara dua dan juara tiga diberikan kepada Fatmawati yang juga berdagang sayuran. Ketiga pedagang beruntung tersebut mendapatkan tropy dari BHS dan uang tunai hingga ratusan ribu rupiah.
” Terima kasih kepada pak Bambang atas kunjungan, perhatian dan sarannya, semoga pasar Gedangan semakin ramai dan tetap bersih,” Ungkap Mujib.
Sementara itu sekretaris DPC Gerindra, Sujayadi yang juga ikut dalam kunjungan tersebut mengapresiasi kegiatan BHS dan tim BHS peduli yang selalu hadir ditengah masyarakat yang membutuhkan. BHS sebagai representasi Partai Gerindra adalah bentuk nyata kepedulian dan dukungan partai Gerindra terhadap kegiatan ekonomi kerakyatan.
“Terima kasih Pak BHS dan tim BHS Peduli yang selalu hadir ditengah masyarakat yang membutuhkan. Mudah mudahan ini sebagai cambuk untuk wakil rakyat agar selalu dekat dengan rakyatnya,” Pungkasnya.
Selain memberikan hadiah kepada pedagang di pasar Gedangan, BHS juga memberikan bantuan pompa air yang saat ini sangat dibutuhkan oleh para pedagang dipasar tersebut.(Hans/pram)


